PROBLEMATIKA ONLINE LEARNING PADA MATA PELAJARAN PAI
Keywords:
kendala, pembelajaran, daring, PAIAbstract
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat menjadikan proses pembelajaran tidak
lagi di monopoli oleh guru. Guru tidak harus selalu hadir di dalam kelas, akan tetapi siswa dapat belajar
di mana saja dan kapan saja. Pembelajaran dapat diselenggarakan melalui jaringan internet dengan
pemanfaatan berbagagai teknologi informasi dan jumlah partisipan bisa tidak terbatas. Model
pembelajaran yang demikian disebut sebagai pembelajaran daring (online learning). Namun penerapan
online learning pada mata pelajaran PAI terdapat cukup banyak kendala sehingga beberapa materi
pembelajaran tidak dapat dilakukan menggunakan model online learning karena membutuhkan
pendekatan dan interaksi yang intensif antara pendidik dan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran daring pada mata pelajaran PAI.
Penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research). Data dari sumber-sumber yang berbentuk
tulisan, seperti buku, jurnal, artikel, dokumen, dan lain-lain dengan menerapkan pendekatan kualitatif
(qualitative research), untuk mendeskripsikan kendala dalam penerapan online learning pada mata
peljaran PAI. Data primer dari sumber pustaka akan didukung dengan data skunder dari hasil
wawancara. Teknik yang di gunakan dalam pengumpulan data adalah studi literasi dan wawancara.
Setelah proses pengumpulan data selesai dilakukan analisis data menggunakan analisis model interaktif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kendala pembelajaran daring adalah; (1) kurangnya kesiapan
dan persiapan dari pihak pelaksana maupun peserta didik, seperti guru dan siswa belum benar-benar
siap melaksanakan pembelajaran daring, (2) tidak memadainya fasilitas, seperti laptop, HP, dan internet,
dan (3) biaya yang lebih besar daripada pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
References
Adi, N. N. S., Oka, D. N., & Wati, N. M. S. (2021). Dampak Positif dan Negatif Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Imiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 5 (1), 43–48.
Agustina, R., Santosa, P. I., & Ferdiana, R. (2016). Sejarah, Tantangan, Dan Faktor Keberhasilan Dalam Pengembangan E-Learning. November, 209–218.
Anugrahana, A. (2020). Hambatan, Solusi dan Harapan: Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Covid-19 Oleh Guru Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10 (3), 282–289. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i3.p282-289
Dian Primasari, I. F. N., & Zulela, Z. (2021). Kendala Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Secara Online Selama Masa Pandemik Covid-19 di Sekolah Dasar. JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan, 5 (1), 64–73. https://doi.org/10.26858/jkp.v5i1.16820
Efendy, H. (2018). Manajemen Pembelajaran dalam Penjaminan Mutu Pendidikan (Studi Multi Situs di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Pamekasan). Jurnal Fikrotuna: Pendidikan Dan Manajemen Islam, 8 (1), 1001–1010. http://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/fikrotuna/article/view/3210
Hutami, E. R. (2021). Kendala Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Bagi Siswa SD, Guru, Dan Orangtua. Jurnal Ilmiah WUNY, 3 (1), 51–61. https://doi.org/10.21831/jwuny.v3i1.40706
Ibrahim, N. (2005). ICT Untuk Pendidikan Terbuka Jarak Jauh. Teknodik, 10 (16), 5–18.
Ihsan, M. A., Mus, I., Harun, S., Sary, F. N., Winarti, W., & Annisa, N. (2021). Pengembangan Materi dan Media Pembelajaran Berbasis E-Learning pada Jurusan Geografi FMIPA UNM. Journal Lepa-Lepa Open, 1 (1), 25–29. https://ojs.unm.ac.id/JLLO/article/view/16639
Jalil, A. (1994). Pendidikan Jarak Jauh. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1 (1), 22–43.
Kurnali, S. (2016). The Implementation of Development of School Culture-Based Religious Education. In Ta’dib: Journal of Islamic Education 21 (2) 177–190. https://doi.org/10.1177/002085238405000101
Mutia, I., & Leonard, L. (2015). Kajian Penerapan E-Learning Dalam Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi. Faktor Exacta, 6 (4), 278–289. https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Faktor_Exacta/article/view/239
Nazarudin. (2007). Manajemen Pembelajaran: Implementasi Konsep, Karakteristik, dan Metodologi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum. Teras.
Nurdin, N., Munandar, H., Hanifatussyifa, & Yusriani, U. (2022). Efektifitas Penggunaan Media Pembelajaran Daring Dalam Pembelajaran Kimia Pada Masa Pandemi. Lantanida Journal, 10 (1), 44–52. https://doi.org/10.22373/lj.v10i1.13416
Purnasari, P. D., & Sadewo, Y. D. (2020). Pemanfaatan Teknologi Dalam Pembelajaran Sebagai Upaya Peningkatan Kompetesnsi Pedagogik. Publikasi Pendidikan, 10 (3), 189–196. https://doi.org/10.26858/publikan.v10i3.15275
Rahadian, D., Rahayu, G., & Oktavia, R. R. (2019). Teknologi Pendidikan: Kajian Aplikasi Ruangguru Berdasarkan Prinsip dan Paradigma Interaksi Manusia dan Komputer. Jurnal Petik, 5 (1), 11–24. https://doi.org/10.31980/jpetik.v5i1.489
Raudatussaadah. (2013). Pelaksanaan Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 4 Takengon. Medan: Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara. http://repository.uinsu.ac.id/989/1/Cover.pdf
Rigianti, Henry Aditia. (2020). Kendala Pembelajaran Daring Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Banjarnegara. Elementary School, 7 (2).
Satrianingrum, A.P., & Prasetyo, I. (2020). Persepsi Guru Dampak Pandemi Covid19 terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Daring di PAUD Abstrak. Jurnal Obsesi. Jurnal: Pendidikan Anak Usia Dini 5 (1).
Su’dadah. (2014). Kedudukan dan Tujuan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Jurnal Kependidikan, 2 (2), 143–162.
Zubaidillah, M. H., & Nuruddaroini, M. A. S. (2019). Analisis Karakteristik Materi Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Jenjang SD, SMP Dan SMA. ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2 (1), 1–11. https://doi.org/10.47732/adb.v2i1.95
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



